menu

Friday, June 15, 2012

sentuhan sang angin,,

pagi yang teduh,,,
lelah masih menyelimuti
mata tak mau menilik walalu sayatan nur telah mengetuk kelopak mata
dorongan yang kuat muncul
mengangkat sebongkah tubuh yang terkulai

perlahan kucoba untuk membuka gerai mata ini
mengintip didepanku,,,
kabur namun perlahan menjadi fokus


bergerak lamban,,,
seakan melambai
memanggilku dari kejauhan,,,

lambaiannya seperti tarian yang lembut
pandangan pertamaku begitu damai,,
aku serasa jatuh cinta,,,
lekukannya menghibur pagiku yang lelah

inginku abadikan peristiwa ini
tapi aku tak ingin kehilangan sedetikpun akan pesonanya,,
ku pilih menikmatinya hingga akhir acara
akan kusampaikan pada dunia

aku menjadi saksi akan keajaiban dunia
walau tak abadi

dia mampu menyentuhnya dengan kelembutan
hingga aku tak mampu menyebarkan kisah ini,,,
walau ia tak terlihat,
meski ia tak berbentuk,

aku mengagumi mu,,
kau mampu melakukan yang tak  terjangkau pikiran manusia
sungguh istimewa kau dimataku,
sentuhlah aku,,
dengan kelembutahn sentuhanmu sang angin,,,